MY MEMORY

this is evidence for what i have done to build for enhancement my cooperation, family and personal

Antisipasi Kebutuhan Network, ISDC Operasikan SAN

Diposting oleh lukman.hakim Minggu, 01 Juni 2008


Tanggal 10 Desember 2007 OSM ISDC Regional Divre V – Lukman Hakim yang didampingi Eugene Yohanes selaku penanggung jawab operasi memperkenalkan SAN (storage area network). SAN adalah sistem storage yang dapat digunakan oleh berbagai server melalui koneksi network, dalam hal ini melalui switch network gigabit yang dedicated (tidak terhubung ke intranet)

Lebih lanjut Lukman mengatakan, Divre V membutuhkan SAN untuk mengantisipasi kebutuhan dan perkembangan system existing akan kapasitas dari system informasi yang ada di. ”Namun sebelumnya kita sudah punya SAN yang digunakan untuk Server Siska di Datel SBT, SBB, Malang, Madiun dan Datel Jember.” ujarnya. ”Kita berharap untuk pengadaan yang dilaksanakan sekarang ini kita berikan tambahan peruntukan untuk Server yang bukan Siska.” tambahnya.

Lukman menambahkan, dari sisi bisnis system ini untuk memenuhi dan mengantisipasi kebutuhan dari sisi kapasitas di semua server yang ada di Divre V. Sehingga diharapkan untuk tiga tahun ke depan tidak ada issue yang muncul yang diakibatkan kekurangan kapasitas dari suatu Server system di Divre V. Keuntungan dari sisi perusahaan terdapat efisiensi dan efektif dalam strategi marketing dan meningkatkan daya saing produk-produk TELKOM. Seperti POTS, Flexi dan Speedy serta kemudahan dalam melakukan Customer Management yang lebih fokus dan cepat mengambil keputusan.

Sementara itu Yohanes menambahkan, pengadaan SAN merk HDS USPV Hitachi-Data System Universa Storage Platform V ini dinilai sangat mendesak, mengingat eksisting okupansi dari data di sebagian besar server di Divre V yang sudah mencapai tahap alert (diatas 90% kapasitas). Apabila tidak segera diantisipasi dapat mengakibatkan pelayanan dan service terganggu. Ditinjau dari keuntungan di sisi keuangan, dengan kesiapan infrastruktur storage ini, maka dapat meminimalisasi kemungkinan adanya lost opportunity. Karena ketidak tersediannya system, yang biasanya dapat dibuat dalam satuan rupiah, tambah laki-laki yang berdarah Batak ini.

Adanya storage ini maka manajemen dapat mengambil keputusan efisiensi dan efektif dalam strategi marketing dan meningkatkan daya saing produk-produk TELKOM seperti POTS, Flexi dan Speedy, dengan ketersedian data dan kehandalan infrastrukturnya. Sisi lain tentu akan mendapatkan kemudahan dalam melakukan customer management yang lebih fokus dan cepat mengambil keputusan.***RUFUS/OKIN