Abdi Mulyanta Ginting selaku OSM ISC Delivery Channel Area Regional 5 Surabaya secara resmi digantikan dengan Lukman Hakim yang sebelumnya menjabat OSM ISC Delivery Channel Area Regional 4 Semarang, yang selanjutnya Abdi Mulyanta Ginting dipromosikan sebagai Deputy Senior Manager ISC Kantor Pusat. Acara serah terima jabatan dilaksanakan pada tanggal 19 September 2007 yang dihadiri oleh SGM ISC Kantor Pusat - Judi Rifayanto, EGM Divre V – Mas’ud Khamid, Deputy EGM – Johny Girsang beserta SM dan GM Divre V dan jajaran IS se Divre V.
Dalam sambutannya Ginting mengatakan orang-orang yang butuh dan berhubungan dengan IS harus banyak direspon, termasuk apabila banyak yang minta maka ditanya apa kebutuhannya, ujarya. “Kita memang sudah coba untuk eskalasi ke atas. Pada dasarnya saya masih care terhadap prinsip yang diharapkan pelanggan dapat meningkat lagi, termasuk user internal” ujar Ginting kembali.
Sementara itu Lukman Hakim mengungkapkan ini merupakan amanah tugas baru untuk bergabung dengan rekan-rekan ISC Surabaya. Mohon dukungan, apapun yang kita kerjakan adalah pekerjaan kita bersama.” tukasnya. “Unit ISC bukan semata-mata menjadi driver, tetapi merupakan tulang punggung bisnis dan bagaimana ini bisa berjalan dengan baik dan dapat berjalan di Area Regional 05. Selain itu bisa melampui harapan serta sebagai kendaraan Divisi Regional 05 agar lebih maksimal.” lanjutnya.
EGM Divre V Mas`ud Khamid menceritakan tentang sejarahnya IS yang dulu lebih dikenal dengan Sisfo. “IS itu mengalami 3 transformasi. Pertama IS lebih banyak urusi billing, kedua Siskamaya, terus ke basis Siska yang bisa hemat cost proses dan ketiga IT Managerial on line.” urainya. “Nah saya minta IT yang dikelola IS sekarang ini segera masuk ke area komersial.” sambungnya. Mas’ud juga menguraikan beberapa permasalah yang kerap di hadapi rekan Divre dan Datel. Pertama, persoalan responsip yang selayaknya mengikuti pola customer oriented. Kedua, Disarankan IS agar segera masuk ke wilayah komersial seperti bisnis VoIP, Bandwith dan Content.
SGM ISC Kantor Pusat - Judi Rifayantoro mengemukakan IS mempunyai komitmen dalam membangun strateginya bisnis Telkom. Keberhasilan IT juga keberhasilan bisnis Telkom, termasuk IT yang masuk dalam sisi komersial seperti yang diungkapkan Pak Ma`ud memang benar sekali.” tandasnya. Disamping itu strategic goal IS meliputi 4 macam, yaitu bisnis growth, cost control, service level improvement dan goverement IT. Judi juga menyebutkan 5 tantangan IS yang lain yaitu, Accountability, bisnis driven agenda, consolidation dalam rangka menjawab tantangan, governance dan Exellent in solution. ***kontributor Okin
Dalam sambutannya Ginting mengatakan orang-orang yang butuh dan berhubungan dengan IS harus banyak direspon, termasuk apabila banyak yang minta maka ditanya apa kebutuhannya, ujarya. “Kita memang sudah coba untuk eskalasi ke atas. Pada dasarnya saya masih care terhadap prinsip yang diharapkan pelanggan dapat meningkat lagi, termasuk user internal” ujar Ginting kembali.
Sementara itu Lukman Hakim mengungkapkan ini merupakan amanah tugas baru untuk bergabung dengan rekan-rekan ISC Surabaya. Mohon dukungan, apapun yang kita kerjakan adalah pekerjaan kita bersama.” tukasnya. “Unit ISC bukan semata-mata menjadi driver, tetapi merupakan tulang punggung bisnis dan bagaimana ini bisa berjalan dengan baik dan dapat berjalan di Area Regional 05. Selain itu bisa melampui harapan serta sebagai kendaraan Divisi Regional 05 agar lebih maksimal.” lanjutnya.
EGM Divre V Mas`ud Khamid menceritakan tentang sejarahnya IS yang dulu lebih dikenal dengan Sisfo. “IS itu mengalami 3 transformasi. Pertama IS lebih banyak urusi billing, kedua Siskamaya, terus ke basis Siska yang bisa hemat cost proses dan ketiga IT Managerial on line.” urainya. “Nah saya minta IT yang dikelola IS sekarang ini segera masuk ke area komersial.” sambungnya. Mas’ud juga menguraikan beberapa permasalah yang kerap di hadapi rekan Divre dan Datel. Pertama, persoalan responsip yang selayaknya mengikuti pola customer oriented. Kedua, Disarankan IS agar segera masuk ke wilayah komersial seperti bisnis VoIP, Bandwith dan Content.
SGM ISC Kantor Pusat - Judi Rifayantoro mengemukakan IS mempunyai komitmen dalam membangun strateginya bisnis Telkom. Keberhasilan IT juga keberhasilan bisnis Telkom, termasuk IT yang masuk dalam sisi komersial seperti yang diungkapkan Pak Ma`ud memang benar sekali.” tandasnya. Disamping itu strategic goal IS meliputi 4 macam, yaitu bisnis growth, cost control, service level improvement dan goverement IT. Judi juga menyebutkan 5 tantangan IS yang lain yaitu, Accountability, bisnis driven agenda, consolidation dalam rangka menjawab tantangan, governance dan Exellent in solution. ***kontributor Okin







0 komentar