Dir IT & Supply resmikan INDIGO di Divre V
Direktur IT & Supply - Indra Utoyo didampingi EGM Mas`ud Khamid, Deputy EGM Johni Girsang, OSM ISDC Area V - Lukman Hakim dan Deputy Telkom SBT Bagus Suaeb meresmikan Indigo (Idonesia Digital Community) di STO Manyar (23/8). Indigo Creative Nation ini sebagai wadah transformasi komunikasi digital Indonesia, yang siapapun bisa membuat karya kreatifitas dalam format digital yang didalamnya ada Game, Education, Music dan Animation.
Telkom Indigo ini memiliki strategic objective sebagai langkah awal Telkom menjadi “experience provider” melalui content engagement, yang bertujuan untuk membangun leadership Telkom dalam digital business. Indigo mempunyai Music content sebagai lokomotif yang menggerakkan bisnis content lainnya, seperti Game, Education, Music dan Animation.
Dalam sambutannya Indra Utoyo mengatakan, suatu kebanggan bagi saya bisa hadir di sini karena bisa menyaksikan suatu moment bersejarah yakni peluncuran Indigo Center. “Jika saya berada di Jatim, saya merasakan energi yang berbeda, energi yang positip. Energi yang penuh semangat rasanya tidak ada yang bisa menghalangi jika sudah seperti itu.” ujar Indra. “Kalau sekarang kita berbicara masalah kehidupan, maka sekarang ini adalah eranya kreatifitas dan era konsep. Seperti halnya yang dikerjakan dalam kreatifitas web serta ada pula citizen journalism” sambung Indra.
Ia melanjutkan, jika kita hanya menjaga apa yang yang sudah ada itu baru bisa dikatakan good saja. “Tetapi kalau kita ingin great maka kita harus mengadakan inovasi yang tidak boleh berhenti sehingga ada dinamika antara playing the rules dengan setting the rules.” sambung Indra kembali.
Dalam kesempatan itu Indra juga menyempatkan mengunjungi Indigo learning (Education), dan Indigo Plasa untuk promotion, production dan distribution sebagai Indigo Business models. Indra tak lupa sampaikan apresiasi yang tinggi terhadap Telkom Jatim yang mendahului dalam launching Indigo. “Saya ucapkan selamat kepada Telkom Jatim yang mendahului dan lebih siap dalam launching Indigo. Padahal Pak Mas`ud, di tempat kami baru Nopember nanti,” ungkap Indra disambut aplaus semua yang hadir.
Sebelumnya, dalam awal sambutannya Mas`ud mengatakan Telkom punya bisnis berbasis IT yang harus dikawal dengan sungguh-sungguh. “Divre V sendiri punya ase banyak, 2000 di Divre V dan 500 orang di RO. Memiliki 204 Kantor STO, dan 40 Broadband Learning center (BLC) dimana kapasitasnya 20-30 Personal Computer.” ujar Mas`ud. “Kita juga sudah bantu BLC ke Pesantren-pesantren yang jumlahnya di atas 5 ribu,” lanjutnya.
Telkom Jatim, lanjut mas`ud pada semester pertama melakukan pelatihan internet dengan menggarap sektor Pendidikan dan semester kedua yaitu goverenment dan TNI. “Untuk itu kalau berbica Indigo, maka Telkom Jawa Timur yang memiliki 40 BLC siap untuk dilakukan dengan dimulai tahap satu di sini (STO Manyar-Area Telkom SBT, Red) yang sudah diberdayakan.” tandas Mas`ud. Pada saat bersamaan, Indra Utoyo juga meresmikan aplikasi TREMS setelah mendengarkan paparan presentasi dari OSM Unit Billing dan Colection Ummul Hanyk serta paparan presentasi dari GM Unit Enterprise Regional V, S. Choiriana.***(OKIN)







Salam kenal Bapak, saya dulu helpdesk di USI divre5 angkatan pertama bareng sama Sari Multi,sebelum saya menikah dan ikut suami yg loker nya di kalteng
Bapak yang gantikan pak Ginting ya..
tadi ngga sengaja browsing trus ketemu blognya bapak.
koq ngga di hosting aja di telkom.us pak blognya?
foto IBO nya mengobati kangen saya dengan bapak-bapak disana
terimakasih
-ticka-
htttp://riztka.blogspot.com