MY MEMORY

this is evidence for what i have done to build for enhancement my cooperation, family and personal

Membuka Kreasi Di Indigo center

Diposting oleh lukman.hakim Minggu, 01 Februari 2009



Pengelola BLC Create Pasar Kreasi di INDIGO

Sebanyak 35 peserta dari pengelola Broadband Learning Center se Area Surabaya bergabung dan create Pasar Kreasi melalui INDIGO (INdonesia DIgital cOmmunity) di STO Manyar. Acara dibuka oleh OSM IS Area V Lukman Hakim didampingi Manager CDC Area V Nur Endah Rini ini merupakan kerja sama dengan CDC dan pengelola Indigo dari YES. Acara yang berlangsung 2 hari (6-7/11) ini mendatangkan instruktur dari Jakarta Pusat, Project Development Senior Analyst-Gugus Content, Kuncoro Wastuwibowo.
Dalam sambutannya Lukman mengatakan, sejalan dengan perkembangan teknologi dewasa ini telah membawa suatu perubahan tata cara belajar. Peserta yang hadir ini memang sudah lama menggeluti dan bertanggung jawab mengelola BLC. tukas Lukman. Namun jika sudah mampu mengelola BLC yang banyak diminati para peminat usage internet baru maka bagaimana kontribusi selanjutnya pengelola BLC ini didalamnya belajar mengisi kreatifitas dan bisa masuk ke konten atau pasar kreasi di Indigo, lanjut Lukman.
Lukman melanjutkan, di dalam Indigo ini kita punya pasar kreasi yang membangun pasar kreasi. Operasionalisasi dan implementasi program Indigo ini merupakan kerja sama IS Area V dengan Unit Community Development Center melalui program CSR-nya. ujar Lukman kembali. Sejalan dengan membangun pasar kreasi di Indigo, maka Web 2.0 telah banyak melahirkan collaboration yang memungkinkan dan banyak kemudahan untuk mewujudkan kreatifitas di Pasar Kreasi Indigo.
Indigo ini membangun sebuah gerakan masyarakat digital dengan unsure kreatifitas, belajar, create inovasi, dan dalam corridor yang sudah ditentukan. papar Lukman. Kemasan cultural content industri di dalam Indigo ini berisikan music, performance, broadcasting, film, game, content, edutainment, comics, animation dan character. papar Lukman kembali.
Masih kata Lukman, bahwa Focus Indigo th 2008 bertumpu pada 4 aspek yaitu; Game, Education, Music dan Animation. Jika punya game bikin kuis misalnya tempelkan saja di internet di pasar kreasi. Music content sendiri sebagai lokomotif yang menggerakkan bisnis content lainnya. tutur Lukman. Sedang Indigo Business Models berisikan tentang program Indigo mulai Education, Production, Promotion dan Distribution.
Sementara itu Kuncoro dari Bisnis Content mengatakan, Forum ini sebagai ajang diskusi kepada pengelola BLC terhadap bidang yang diminati untuk pengembangan content-conten di dalam Indigo. Ruang ini juga sebagai ajang kompetisi, menyediakan fasilitas lengkap untuk berbagai lomba, dari publikasi, submit, karya, penjurian, hingga penentuan pemenang. papar Kuncoro. Di dalam Indigo pula nantinya setiap karya dapat ditampilkan dengan info rinci dan dapat diberikan rating. tandas Kuncoro.