MY MEMORY

this is evidence for what i have done to build for enhancement my cooperation, family and personal

PT KAI Ingin Sukses Implementasikan Paperless Office

Diposting oleh lukman.hakim Minggu, 21 Oktober 2012

PT KAI Ingin Sukses Implementasikan Paperless Office

"PT KAI pernah mengimplementasikan Lotus Notes, namun tidak berhasil karena pada waktu itu komputer masih sedikit (yang dimiliki Perumka, red.) dan hanya pejabat tertentu yang mendapat komputer dan login ke Lotus Notes" demikian VP IT Operation PT Kereta Api Indonesia (KAI) Adrizon menyampaikan kisah beberapa tahun yang lalu. Tentu catatan kegagalan tersebut tidak ingin diulangi lagi oleh KAI, sehingga studi banding kali ini Adrizon berharap keberhasilan Telkom dalam implementasi Paperless Office menular ke KAI.
Dipimpin oleh Adrizon, lima belas orang dari KAI sangat antusias mendengarkan step-by-step paparan perjalanan Telkom selama 23 tahun mengimplementasikan Office Automation (Paperless Office/Surat Dinas online). Para tamu dari KAI ini diterima oleh OSM IS SSO ISC Lukman Hakim pada Rabu pagi 26 September 2012 di Ruang Rapat Bersama lantai 3 GKP Telkom Japati Bandung. Lukman Hakim didampingi juga oleh AVP Legal Counselor Junian Sidharta, Mgr. Enterprise Service Area 5 Sri Lestari Ninik Isdiati, Mgr. Collaboration Application Operation ISC Kartitah Yulianti dan senior officer Yuniardi Agung Prabowo.
Setelah kata sambutan dari kedua pihak, Kartitah Yulianti dalam presentasinya menceritakan perjalanan Telkom sejak tahun 1990 menerapkan Office Automation (OA). Mengingat geografis Telkom tersebar dari Sabang sampai Merauke, Telkom memerlukan tool yang cepat, efisien dan efektif terkait dengan surat-surat dinas. Fase 1 adalah Office Automation pada tahun 1990-1997, berbasis mainframe. Fase 2 mulai menggunakan Lotus Domino 4.6, disebut Internet Ready Office Automation pada tahun 1998-2000. Pada Fase 3 dilakukan upgrade ke Lotus Domino 5.0, tahun 2001-2004. Tahun 2005-2009 yaitu Fase 4, merupakan Single Window to Compay Information, berbasis Lotus Domino 6.5. Terakhir, Fase 5 sejak tahun 2010 sampai sekarang, menggunakan Lotus Domino 8.0, disebut Single Window to Corporate Knowledge.
Ketika penggunaan mobile gadget makin marak, lite version dari Surat Dinas online diluncurkan pada tahun 2011. Versi ini cukup disukai pejabat tinggi di Telkom yang mobilitasnya cukup tinggi. Walaupun perjalanan OA ini telah dimulai sejak tahun 1990, ternyata Dirut Telkom baru menetapkan penggunaannya secara nasional pada tanggal 6 Desember 2004. Kartitah Yulianti memberikan kunci sukses implementasi OA, yaitu top management commitment; kemudahan dan keluasan akses; fungsi tumbuh evolutif secara natural, logis dan konsisten; fokus pada change management; dan sistem handal sejak awal.
Di sela-sela paparan dari Kartitah Yulianti, salah seorang tuan rumah berinisiatif menunjukkan aplikasi Surat Dinas online ini, baik melalui komputer/laptop maupun smartphone. Sebagian rombongan KAI yang masih berusia muda, bergantian melihat Surat Dinas online melalui mobile gadget. Terlihat bahwa KAI sangat menginginkan implementasi Surat Dinas online ini. Bahkan kalau bisa dua-duanya sekaligus, full version (computer) maupun lite version (mobile gadget). Apalagi Surat Dinas online ini memenuhi harapan KAI akan kecepatan, efektivitas dan efisiensi waktu dan biaya (ATK: Alat Tulis Kantor).
Telkom tentu menyambut baik sinergi antar BUMN ini dan akan ditindaklanjuti dalam negosiasi bisnis antara kedua pihak. Ketika waktu istirahat siang tiba, studi banding PT KAI ke Telkom ini ditutup dengan pertukaran cendera mata Telkom dan KAI.