GM Telkom Jateng Barat Utara, Lukman
Hakim, adakan sharing session dan gathering Marketing
BUMN
Markerteers Club se-Wilayah
Pekalongan, Rabu (1/5), di Aula Telkom Jl. Merak No.2 Pekalongan. Pada acara
tersebut dibahas buku “Paradox Marketing” karya Arief Yahya. Acara tersebut
dihadiri 22 Pimpinan BUMN yang berada di Wilayah Pekalongan, para Manager, dan
Kakandatel Telkom se-Jateng Barat Utara. Acara tersebut diselenggarakan atas
kerja sama dengan Harian Radar
Pekalongan.
Pertemuan Forum BUMN
Marketeers Club Pekalongan merupakan pertemuan pertama kalinya untuk
menjalin kerja sama guna meningkatkan daya saing dan kerjasama BUMN di Kota
Pekalongan. Tujuanya adalah mengubah komunitas BUMN menjadi kompetitif dan BUMN
yang akan datang harus bergairah serta memiliki kemandirian, tanggung jawab, dan
penuh antusias.
Dalam paparannya, Lukman
Hakim menyampaikan konsep paradox marketing.
Paradox marketing
adalah suatu polaritas yang
terjadi di dunia yang menyebabkan market berkembang dengan menyediakan pola bisnis
untuk berbagai kalangan. Sebagai referensi yaitu apa yang telah dilakukan Telkom
dalam membangun proyek mega Indonesia Digital Society (Indiso)
dan bagaimana Telkom berpikir mega dengan
melakukan penetrasi broadband di seluruh Indonesia.
“Telkom sepenuhnya mendukung
program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan konsep ini, tidak
hanya untuk diri sendiri atau perusahaan sendiri melainkan untuk semua BUMN atau
perusahaan lain yang ada di Indonesia. Berpikir mega bukan hanya profit
semata, melainkan sebuah prinsip dengan niat membantu yang lain,” jelas
Lukman.
Usai paparan, acara dilanjutkan dengan
sharing
session. Semua peserta tampak
antusias dan meminta
dibentuk suatu wadah. Hasil polling yaitu GM Telkom Jateng
Barat Utara Lukman Hakim
terpilih sebagai Ketua Forum BUMN Marketeers Club Pekalongan, Seketaris yaitu
Kriscahyono (PLN Pekalongan), dan Bendahara yaitu Budi Kurniawan (Bank Mandiri
Pekalongan). Pertemuan tersebut akan rutin diadakan 2 bulan sekali dan
selanjutnya akan diadakan di Kantor PLN
Pekalongan.***SS_red08







0 komentar